Hajj, Mecca (Pixabay By: GLady)

Larangan Penting di Tanah Suci: Jangan Sampai Ibadah Terganggu karena Hal Sepele

Diar Al Manasik, Jakarta – Menunaikan ibadah ke Tanah Suci, baik di Makkah maupun Madinah, adalah momen sakral yang dinanti-nanti oleh umat Islam. Selain kesiapan spiritual dan fisik, para jamaah juga harus memahami bahwa ada sejumlah aturan ketat yang diberlakukan oleh otoritas Arab Saudi demi menjaga kesucian dan ketertiban di kota Makkah dan Madinah.

Melanggar aturan ini bukan hanya dapat mengganggu kekhusyukan ibadah, tetapi juga bisa berujung pada teguran hingga tindakan hukum dari petugas. Berikut enam larangan penting yang perlu disosialisasikan kepada para jamaah haji dan umrah sebelum keberangkatan. 

1. Membuat Video Dengan Durasi yang Lumayan Lama

Hajj People Group (Pixabay By:Glady)

Pada prinsipnya, pembuatan rekaman video atau audio untuk dokumentasi pribadi diperbolehkan, namun jika dilakukan terlalu tampak seperti produksi profesional (menggunakan tripod, mikrofon, dan sebagainya) dapat memicu kecurigaan petugas keamanan. Otoritas Arab Saudi melakukan pengawasan ketat melalui patroli dan ratusan CCTV di area masjid. Bila dianggap mencurigakan, peralatan dapat disita dan rekaman dihapus. Kejadian ini sudah pernah dialami oleh seorang jamaah di kompleks Nabawi, pada (15/6/2022) malam.

2. Mengambil Barang Temuan

Security Camera (Pixabay By: 99mimimi)

Niat baik ingin mengamankan barang temuan justru bisa disalah artikan sebagai pencurian. Jamaah dilarang mengambil barang yang tercecer di area masjid. Jika menemukan barang berharga, sebaiknya segera laporkan ke petugas masjid atau keamanan setempat. kamera pengawas akan merekam setiap pergerakan mencurigakan, jadi berhati-hatilah dalam bertindak. 

3. Merokok di Area Masjid

Smoking (Pixabay By: jplenio)

Aturan lain yang kerap dilanggar para jamaah umrah dan haji adalah merokok di kompleks atau area masjid. Meskipun banyak jamaah terbiasa merokok setelah shalat, kegiatan ini harus dilakukan di tempat yang jauh dari kompleks atau area masjid. Jika tertangkap merokok di area suci, jamaah bisa ditegur bahkan ditindak oleh petugas yang berjaga. 

4. Membuang Sampah Sembarangan

Garbage Can (Pixabay By: Hans)

Pengelola masjid di Arab Saudi sangat ketat sekali dalam menjaga kebersihan kawasan, baik itu di Masjidil Haram maupun di Masjid Nabawi. Jamaah dilarang keras membuang sampah sembarangan, termasuk bekas botol minum, plastik, sandal, atau makanan. Tempat sampah tersedia di banyak titik, dan jika tidak ditemukan, lebih baik sampah dibawa sementara hingga menemukan tempat yang tepat.

5. Bermesraan di Tempat Umum

Hold Hands (Pixabay By: Loilamtan)

Tunjukkan rasa hormat terhadap budaya lokal. Public display of affection (PDA), seperti berpegangan tangan secara mesra, berpelukan, atau menunjukkan kemesraan di tempat umum, sangat tidak dianjurkan. Hal ini dianggap melanggar norma kesopanan dan bisa memicu teguran dari otoritas setempat.

6. Memakai Pakaian Tidak Sopan

Short Pants (Pixabay By: Surprising_Media)

Pakaian yang tidak menutup aurat, seperti celana pendek atau baju lengan pendek, dilarang keras digunakan di area publik, terutama di sekitar masjid. Maka pastikan seluruh para jamaah umrah dan haji untuk mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai syariat, baik saat menjalani ibadah maupun selama berada di area publik di Arab Saudi.

Mematuhi aturan-aturan ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap kesucian dua kota suci umat Islam. Memberikan edukasi kepada jamaah sebelum keberangkatan sangat penting agar perjalanan ibadah berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *