Address
Crown Palace Shophouse, Jl. Prof. DR. Soepomo No.17A Block A, Menteng Dalam, Tebet District, South Jakarta City, Special Capital Region of Jakarta 12870
Diar Al Manasik, Jakarta – Sebanyak 379 jamaah dan petugas haji Indonesia yang berasal dari embarkasi Surabaya (SUB 50) dan 360 jamaah haji Indonesia asal embarkasi Solo (SOC) bertolak ke kota Jeddah untuk selanjutnya kembali ke Tanah Air.
Kepulangan jamaah haji SUB 50 dan SOC 49 tersebut menandai berakhirnya operasional pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang pertama ke Tanah Air.
“Siang ini saya didampingi oleh Konsul Haji di Jeddah dan juga Kadaker Makkah melepas keberangkatan dua kloter SOC 49 di sektor 4 dan SOB 50 di sektor 8 yang akan bertolak menuju Jeddah selanjutnya kembali ke Tanah Air. Dua kloter ini adalah yang terakhir dari gelombang pertama yang akan kembali ke tanah air,” ujar Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Muchlis M. Hanafi di Makkah (25/6/2025).
Dengan demikian, kata Muchlis, sudah hampir lebih dari 50 persen jamaah haji dan petugas haji Indonesia yang sudah kembali ke Tanah Air.
“Kami masih menyisakan beberapa kloter jamaah dan petugas haji gelombang II untuk kita berangkatkan ke Madinah,” kata Muchlis.
Ia sangat bersyukur jamaah haji Indonesia telah menyelesaikan seluruh proses atau rangkaian proses ibadah hajinya dengan lancar. “Kami mendoakan semoga mereka kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat, membawa haji yang mabrur,” ucapnya.
Muchlis berharap selama kurang lebih 40 hari jamaah haji Indonesia di Tanah Suci ini bukan hanya untuk menempa diri secara spiritual untuk kepentingan individu, tetapi ia berharap kesalehan mereka akan berdampak besar kepada lingkungannya.
“Kita berharap, mereka tidak hanya saleh secara individu tapi juga secara sosial setelah kembali ke Tanah Air dengan haji yang mabrur. Mereka akan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi kepada masyarakat, itu harapan kita,” ujar Muchlis.
Hadir mendampingi Muchlis M. Hanafi, Konsul Haji pada KJRI di Jeddah Nasrullah Jasam, Kepala Daerah Kerja Makkah Ali Machzumi, dan Kepala Sektor 8 Eddy.


