Address
Crown Palace Shophouse, Jl. Prof. DR. Soepomo No.17A Block A, Menteng Dalam, Tebet District, South Jakarta City, Special Capital Region of Jakarta 12870
Diar Al Manasik, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mengharapkan, kehadiran Kampung Indonesia di kota Makkah, Arab Saudi, akan menjadi pusat pelayanan yang terpadu bagi jamaah dan membuat layanan haji dan umrah untuk jamaah haji dan umrah Indonesia semakin terintegrasi.

“Dengan adanya area khusus ini, kita memiliki potensi yang cukup besar untuk mengelola dan menyediakan pelayanan haji dan umrah yang lebih terintegrasi, mulai dari akomodasi, katering, hingga pusat informasi dan kesehatan yang spesifik untuk kebutuhan para jamaah haji dan umrah Indonesia. Hal ini akan meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi para jamaah Indonesia selama berada di Tanah Suci,” kata Singgih dalam keterangannya di Jakarta (16/7/2025).
Singgih juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas hasil kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi. Kunjungan tersebut dinilai dapat membuahkan dukungan penuh dari Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Yang Mulia Pangeran Muhammad Bin Salman (MBS), untuk pendirian Kampung Indonesia di kota Makkah.
Komisi VIII DPR RI melihat kesepakatan ini sebagai terobosan besar yang akan memberikan dampak signifikan bagi jutaan para jamaah haji dan umrah asal Indonesia.
“Dukungan langsung dari Yang Mulia Pangeran Muhammad Bin Salman untuk menyediakan lahan untuk Kampung Indonesia adalah bukti nyata kedekatan hubungan bilateral kedua negara dan perhatian Kerajaan Arab Saudi terhadap kenyamanan para jamaah haji dan umrah Indonesia,” ujarnya
Sebelumnya, dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi, salah satu misinya adalah melakukan lobi dan pendekatan kepada pihak pemerintahan Kerajaan Arab Saudi, agar Indonesia diperkenankan untuk membangun Kampung Haji atau Kampung Indonesia yang berada di sekitar Masjidil Haram.
Permintaan Presiden Prabowo tersebut mendapat respons yang positif dari Putra Mahkota, Pangeran Muhammad Bin Salman, yang menyetujui permintaan tersebut. Muhammad Bin Salman menjanjikan akan menyediakan lahan untuk lokasi pembangunan Kampung Indonesia yang lokasinya hanya berjarak 400 meter dari Masjidil Haram.
Menurut Singgih, hal ini menjelaskan bahwa janji lahan yang berjarak sekitar 400 meter dari Masjidil Haram merupakan lokasi yang sangat strategis dan premium.
Ia menilai hal itu akan sangat meringankan beban fisik dan finansial para jamaah, terutama bagi jamaah yang sudah lanjut usia (lansia).
“Kita semua tahu betapa berharganya setiap meter di sekitar Masjidil Haram. Lokasi sejauh 400 meter berarti para jamaah haji dan umrah Indonesia akan memiliki akses yang sangat mudah dan cepat untuk menuju pusat ibadah, tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi tambahan atau menghadapi kemacetan yang terjadi,” kata Singgih.
Ia mengatakan Komisi VIII DPR RI berkomitmen penuh untuk mengawal realisasi pembangunan Kampung Indonesia dan akan terus bersinergi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Agama dan kementerian terkait lainnya untuk memastikan bahwa program tersebut dapat terealisasi secepatnya.
“Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemudahan perjalanan ibadah para jamaah haji dan umrah Indonesia di masa mendatang,” tutur Singgih.


