Mekkah (Pixabay By: alymo)

Ini Keistimewaan Ibadah Haji Bagi Kaum Perempuan

Diar Al Manasik, Jakarta – Ibadah haji memiliki kekhususan tersendiri bagi jamaah perempuan, baik dalam syarat, rukun, maupun teknis pelaksanaannya. Hal ini menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya.

Mekkah (Pixabay By: alymo)

Ketentuan tersebut dijelaskan dalam berbagai sumber syariat, salah satunya adalah keharusan perempuan memiliki mahram saat hendak berhaji, sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW.

“Seorang perempuan tidak boleh bepergian jauh kecuali bersama mahramnya,” ungkap Ustazah Nur Aini, pembimbing ibadah haji, Makkah (24/2/2025).

Namun dalam kondisi tertentu, para ulama memperbolehkan perempuan berhaji tanpa mahram asalkan dalam rombongan yang aman dan terpercaya, khususnya bagi jamaah perempuan Indonesia yang berangkat secara kolektif melalui program resmi pemerintah.

Selain itu, ada beberapa kemudahan lain dalam pelaksanaan haji untuk perempuan. Salah satunya adalah dibolehkannya memakai pakaian ihram biasa (pakaian sopan dan menutup aurat) tanpa kewajiban mengenakan pakaian khusus ihram seperti laki-laki. Perempuan juga dianjurkan untuk tidak mengangkat suara saat bertalbiyah.

Dalam beberapa kondisi seperti haid atau nifas, perempuan tetap diperbolehkan mengikuti rangkaian haji dengan pengecualian tertentu. Misalnya, mereka tetap dapat melakukan semua ritual kecuali tawaf hingga suci kembali.

“Islam memberikan kemudahan bagi perempuan agar tetap dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman tanpa mengurangi nilai ibadahnya,” tambah Ustazah Nur Aini.

Perhatian khusus terhadap jamaah perempuan ini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan haji modern, termasuk dalam fasilitas akomodasi, layanan kesehatan, hingga pendampingan ibadah di Tanah Suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *