Plane Seats (Pixabay By: StuBaileyPhoto)

Jamaah Haji Indonesia Gelombang II Dihimbau Untuk Patuhi Ketentuan Barang Bawaan

Diar Al Manasik, Jakarta – Pemulangan pertama gelombang II para jamaah haji Indonesia akan dimulai pada 26 Juni 2025. Para jamaah haji Indonesia diminta untuk mematuhi aturan barang bawaan, baik untuk koper bagasi maupun kabin di pesawat.

Plane Seats (Pixabay By: StuBaileyPhoto)

Supaya proses pemulangan berjalan tertib dan lancar, jamaah haji  untuk memperhatikan hal-hal terkait barang bawaan,” kata Kasie Media Center Haji (MCH) Daker Makkah Dodo Murtado di Makkah (24/6/2025).

Salah satu yang kerap jadi sorotan adalah air zam-zam. Menurut Dodo, jika ditemukan ada air yang masuk kedalam koper besar bagasi, maka petugas yang berwenang akan membongkar koper. Para jamaah haji Indonesia, kata Dodo, akan memperoleh 5 liter air zam-zam yang akan dibagikan saat tiba di asrama haji Indonesia. “Sehingga, para jamaah haji Indonesia tidak perlu membawa air zam-zam dari Arab Saudi,” lanjutnya.

Dodo menegaskan, tas atau koper yang boleh dibawa ke pesawat hanya koper kabin, koper bagasi, dan tas kecil berisi dokumen penting para jamaah. Selain itu, jamaah haji Indonesia tidak  diperkenankan untuk membawa tas Armuzna yang berisi barang bawaan. Tas ini hanya untuk keperluan di Tanah Suci, bukan sebagai tas bawaan ke Tanah Air.

Jika ingin dibawa, tas Armuzna bisa dilipat dan dimasukkan kembali ke koper,” kata Dodo.

Dodo menegaskan kepada para jamaah haji Indonesia agar menaati ketentuan ini demi keamanan dan kenyamanan diri. 

Penimbangan koper akan dilakukan 2 x 24 jam sebelum jamaah haji terbang dengan pesawat menuju Tanah Air. Koper dikumpulkan 2 jam sebelum penimbangan di lobi hotel tempat jemaah haji menginap,” jelas Dodo.

Berikut ketentuan bawaan barang yang dimaksud ;

1. Jumlah koper yang diperbolehkan:

a. Jamaah hanya boleh membawa dua koper;

b. Koper besar dengan berat maksimal 32 kg, yang akan dimasukkan ke dalam bagasi;

c. Koper kabin dengan berat maksimal 7 kg, yang akan dibawa ke dalam kabin pesawat.

2. Isi koper besar. Ada beberapa barang yang dilarang dibawa di dalam koper besar, yaitu:

a. Barang yang mengandung aerosol, gas, magnet, senjata tajam, atau mainan dengan baterai.

b. Power bank atau mainan dengan baterai berkapasitas lebih dari 20.000 mAh.

c. Uang tunai senilai Rp100 juta atau lebih, atau setara SAR 25.000 atau lebih.

3. Tidak membawa air zamzam ke dalam koper bagasi. Mesin pemindai X-Ray akan dengan mudah mengenali cairan dalam koper.

Sementara itu, pada tanggal 24 Juni 2025, ada 17 kloter para jamaah haji Indonesia pada gelombang pertama yang dijadwalkan pulang ke Tanah Air. Total para jamaah haji dan petugas yang akan dijadwalkan pulang berjumlah 6.745. Selain itu, terdapat 17 kloter yang dijadwalkan berangkat ke kota Madinah, dengan total jamaah haji Indonesia dan petugas berjumlah 6.745.

Seiring kedatangan para jamaah haji Indonesia di kota Madinah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau kepada seluruh para jamaah Indonesia untuk mempertimbangkan kesehatan fisik ketika ingin beribadah di Masjid Nabawi.

Ketika ingin beraktivitas di luar hotel, jemaah haji diimbau untuk mencatat dan mengingat nama hotel. Dengan demikian, jemaah haji dapat kembali ke hotel dengan jalur yang benar tanpa tersesat,” kata Dodo.

Ketika di Masjid Nabawi, para jamaah Indonesia agar tidak menitipkan sandal. Sandal agar dibawa masuk sendiri ke Masjid Nabawi. Hal ini untuk menghindari kehilangan sandal saat ingin kembali ke hotel.

Dodo mengingatkan para jamaah haji agar tidak merokok di area Masjid Nabawi. “Jika kedapatan merokok, para jamaah haji dapat ditegur bahkan diproses secara hukum,” kata Dodo. 

Dodo berharap seluruh para jamaah haji Indonesia untuk dapat menjaga kesehatan dirinya, mengatur tenaga, dan menyelesaikan rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Mari kita jaga semangat ibadah ini hingga tiba kembali di Tanah Air dengan selamat, sehat, dan meraih haji yang mabrur,” pungkas Dodo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *