Address
Crown Palace Shophouse, Jl. Prof. DR. Soepomo No.17A Block A, Menteng Dalam, Tebet District, South Jakarta City, Special Capital Region of Jakarta 12870
Diar Al Manasik, Jakarta – Dalam rangka menjaga kebugaran dan mencegah gangguan kesehatan selama menunaikan ibadah haji, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI mengingatkan pentingnya penerapan lima langkah praktis yang wajib diperhatikan oleh setiap jamaah.

Imbauan ini disampaikan menyusul banyaknya tantangan fisik yang akan dihadapi jamaah selama proses ibadah di Tanah Suci, mulai dari cuaca ekstrem hingga aktivitas fisik yang padat.
“Menjaga kesehatan harus dimulai sejak dari Tanah Air. Jamaah haji Indonesia perlu disiplin menjalankan tips-tips sederhana agar tetap bugar dan kuat selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” jelas dr. Nadia Tarmizi, Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Jakarta (10/4/2025).
Lima tips tersebut meliputi:
Pertama, memastikan kebutuhan cairan tubuh tercukupi setiap hari. Jamaah disarankan minum minimal 200 ml air setiap dua jam sekali guna mencegah dehidrasi akibat suhu panas di Arab Saudi.
Kedua, menjaga pola makan seimbang dan tidak melewatkan waktu makan. Konsumsi makanan bergizi serta menghindari makanan berisiko tinggi seperti makanan pedas atau cepat saji juga menjadi fokus utama.
Ketiga, istirahat yang cukup. Aktivitas ibadah yang padat harus diimbangi dengan tidur minimal 6–8 jam setiap malam.
Keempat, menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, seperti rutin mencuci tangan, memakai masker, serta menggunakan alas kaki di area publik.
Kelima, menghindari paparan sinar matahari langsung dengan memakai pelindung seperti topi, payung, atau pakaian berlengan panjang.
“Tips ini terlihat sederhana, namun sangat krusial agar jamaah tidak tumbang saat puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” tambah dr. Nadia.
Dengan menerapkan lima langkah ini secara konsisten, diharapkan jamaah haji Indonesia dapat menunaikan ibadah dengan tenang, nyaman, dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat wal afiat.


