Address
Crown Palace Shophouse, Jl. Prof. DR. Soepomo No.17A Block A, Menteng Dalam, Tebet District, South Jakarta City, Special Capital Region of Jakarta 12870
Diar Al Manasik, Jakarta – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) terus meningkatkan kinerjanya menjelang berakhirnya masa operasional ibadaha haji 1446 H/2025 M. Menurut Ketua PPIH Arab Saudi Mukhlis M Hanafi, hampir seluruh jamaah haji Indonesia saat ini sudah kembali ke Tanah Air.
“Alhamdulillah, operasional haji 1446 H/2025 M secara umum telah tuntas dengan baik. Hampir seluruh jamaah haji Indonesia sudah kembali ke Tanah Air. Hari ini kita melepas kloter (kelompok terbang) terakhir dari Madinah,” Kutipan dari Mukhlis Hanafi saat dihubungi oleh pihak Republika dari Jakarta, (10/7/2025).

Ia menjelaskan, proses kepulangan para jamaah haji Indonesia dilakukan secara bertahap sejak tanggal 15 Dzulhijjah atau 11 Juni 2025. Gelombang pertama diberangkatkan melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Adapun gelombang kedua diberangkatkan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah, Arab Saudi.
“Hingga hari ini (10 Juli 2025), hampir seluruh kloter telah kembali, dan hanya tersisa sekitar 2.189 jamaah (dari) enam kloter yang masih menunggu jadwal kepulangan siang sampai nanti malam,” jelas Mukhlis.
Mukhlis mengakui, dalam proses kepulangan para jamaah haji Indonesia juga ada sejumlah tantangan. Misalnya, perbedaan jadwal penerbangan akibat faktor teknis atau cuaca. Kemudian, penyesuaian layanan di tengah dinamika kebijakan lokal serta penanganan jamaah haji Indonesia yang lanjut usia (lansia), mengalami sakit, atau juga telah meninggal.
“Namun semua itu dapat diatasi berkat kerja sama solid antara seluruh petugas, maskapai, dan mitra layanan di Arab Saudi,” kata Mukhlis.
Ia juga memastikan, hingga fase ke akhir ini tidak ada kendala besar yang dapat menghambat proses kepulangan jamaah haji Indonesia. Seluruh tahapan berjalan dengan pengawalan dan pendampingan yang intensif dari PPIH, baik di bandara maupun sektor pelayanan di Daerah Kerja (Daker) kota Madinah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia. Mohon terus doakan agar sisa proses pemulangan berjalan lancar dan semua para jamaah Indonesia segera kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa predikat haji mabrur,” jelas dia.
Diketahui sepekan lalu, PPIH menyatakan bahwa operasional haji 2025 telah berpusat di kota Madinah. Dengan demikian, layanan jamaah haji Indonesia tak lagi berfokus atau terkonsentrasi di Makkah.
“Alhamdulillah, kami melepas kloter terakhir dari Makkah menuju Madinah, yaitu kloter KJT 28, terdiri dari 402 orang. Jadi, ini adalah kloter yang terakhir bergerak dari Makkah,” ujar Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi di kota Makkah (3/7/2025).
Muchlis kembali menjelaskan bahwa keberangkatan jamaah haji Indonesia kloter KJT 28 ini tak hanya mengakhiri seluruh layanan jamaah haji Indonesia di kota Makkah. Proses itu juga merepresentasikan akhir dari operasional Daerah Kerja Kota Makkah.
Adapun layanan operasional yang dimaksud meliputi layanan bus shalawat, pelayanan konsumsi, dan pelayanan kesehatan, baik di sektor maupun Klinik Kesehatan Jamaah Haji Indonesia (KKHI) Kota Makkah.

