Address
Crown Palace Shophouse, Jl. Prof. DR. Soepomo No.17A Block A, Menteng Dalam, Tebet District, South Jakarta City, Special Capital Region of Jakarta 12870
Diar Al Manasik, Jakarta – Rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah diproyeksikan berada dalam radius dua hingga tiga kilometer dari Masjidil Haram. Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochammad Irfan Yusuf menyebut jarak tersebut cukup ideal bagi jamaah Indonesia.
“Yang kemarin kita lihat itu sekitar 2-3 kilometer. Saya kira itu cukup masuk akal untuk jalan kaki, asal tempatnya nyaman,” ujar Gus Irfan di Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Menurutnya, jarak itu memberikan keseimbangan antara aksesibilitas dan kenyamanan jamaah selama berada di Tanah Suci. Saat ini, ada sekitar 10 lokasi alternatif yang tengah dikaji dari sisi teknis, ekonomi, hingga kenyamanan.
“Kami dari penyelenggara Haji, sebagai calon user dari Kampung Haji nanti, berpikiran bagaimana kenyamanan itu bisa didapatkan. Apakah jarak bisa ditempuh dengan jalan kaki dengan aman dan nyaman, ataukah kalau diperlukan kendaraan tetap nyaman atau tidak,” lanjutnya.
Terkait pembangunan fisik, Irfan menegaskan rencananya akan dimulai dari awal. Namun, opsi pengambilalihan bangunan yang sudah ada juga tidak tertutup selama sesuai dengan standar layanan.
“Rencananya dibangun ulang dari awal. Walaupun tidak menutup kemungkinan jika ada bangunan yang sudah siap kita take over, mungkin juga. Tapi sementara kita mencari lokasi yang cukup strategis,” katanya.
Kampung Haji Indonesia diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penyediaan akomodasi jamaah, sekaligus mengurangi ketergantungan pada penyewaan tahunan yang seringkali memunculkan kendala biaya dan kualitas layanan.


