Masjid Nabawi (Pixabay By: dinar_aulia)

Saudi Resmi Izinkan Pemulangan Para Jamaah Haji RI Berdasarkan Kloter

Diar Al Manasik, Jakarta – Arab Saudi memberikan lampu hijau untuk perpindahaan para jamaah haji gelombang kedua dari kota Makkah ke kota Madinah akan dilaksanakan dengan berbasis kloter, tak lagi dengan berbasis syarikah. Demikian dengan kepulangan para jamaah haji asal Indonesia akan dilakukan berdasarkan kloter.

Masjid Nabawi (Pixabay By: dinar_aulia)

Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ali Machzumi mengatakan berbagai upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa jamaah bisa diberangkatkan dalam satu kloter utuh. Di antara langkah itu seperti menyatukan dokumen jamaah berupa paspor yang tersebar di delapan Syarikah. “Paspor disatukan di Syarikah penanggung jawab pemberangkatan,” ujar Ali, Arab Saudi (21/6/2025).

Selanjutnya, PPIH menyatukan seluruh jamaah yang tersebar di sejumlah hotel, di hotel titik kumpul yang telah ditentukan, sebelum pemberangkatan. Barang bawaan jamaah juga dipastikan terkumpul di titik pemberangkatan;

“Kemudian kami input ulang manifest pemberangkatan tersebut, sehingga bisa satu kloter utuh dan kemudian bisa diberangkatkan,” kata Ali Machzumi.

“Penempatan jamaah haji pada gelombang II ini, kami menyatukan beberapa syarikah ke dalam satu hotel. Dengan adanya ini, kami berharap jamaah haji dapat beribadah dengan lebih nyaman,” lanjut Ali.

Ali mengatakan, upaya tersebut atas koordinasi dan proses dari Kementerian Haji Arab Saudi. Kementerian Haji Arab Saudi telah memberikan ruang untuk kenyamanan dan keamanan untuk para jamaah haji, dengan kembali tergabung dalam satu kloter utuh. Ali mengungkapkan, normalisasi kloter ini membutuhkan kerja keras seluruh petugas. Terlebih dalam setiap kloter ada jamaah haji yang lansia, disabilitas, dan pengguna kursi roda.

“Dibutuhkan usaha yang luar biasa untuk mobilisasi dan menyatukan dalam satu titik kumpul, termasuk barang bawaannya. Tentu hal ini tidak bisa kita lakukan dengan mudah, apabila tanpa koordinasi intensif dengan para syarikah dan tanpa izin dari Kementerian Haji Arab Saudi,” ucapnya.

Sementara itu, Ali mengatakan, proses pemberangkatan para jamaah ke kota Madinah saat ini masih berlangsung. Dengan ritme yang terpola dan konsisten, Ali berharap proses pemberangkatan para jamaah haji dari kota Makkah ke kota Madinah dan ke Jeddah berjalan dengan lancar sampai selesai nanti.

Ali menyampaikan, hingga tanggal 20 Juni 2025, para jamaah haji dan petugas gelombang kedua yang telah diberangkatkan ke kota Madinah berjumlah 19.636 orang. Mereka tergabung dalam 50 kelompok terbang.

“Sementara jamaah haji dan petugas yang telah diberangkatkan ke Jeddah untuk selanjutnya diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 68.229 orang atau 175 kelompok terbang,” katanya.

“Perlu kami sampaikan juga bahwa hari ini 21 Juni 2025, ada 20 kloter dengan total jamaah haji dan petugas berjumlah 7.801 orang dijadwalkan pulang ke Tanah Air,” sambungnya.

Untuk kesehatan dan keutamaan dalam beribadah, PPIH Arab Saudi mengingatkan kembali agar para jamaah haji yang masih berada di Tanah Suci, untuk menjaga kesehatan sebaik mungkin dengan beristirahat yang cukup, makan teratur sesuai jadwal yang ditentukan, dan menjaga tubuh agar tidak dehidrasi dengan minum air putih yang cukup. “Bagi jamaah yang sakit agar mengikuti anjuran dokter dengan minum obat yang teratur,” kata Ali.

Ali juga mengimbau, apabila akan bepergian keluar hotel, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti alas kaki, payung, topi, dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari cuaca panas. “Jangan lupa selalu membawa kartu atau catatan nomor hotel, ini akan sangat membantu bila tersasar atau membutuhkan informasi saat kembali ke hotel,” pesan Ali.

“Mari kita jaga semangat ibadah ini hingga tiba kembali di Tanah Air dengan selamat, sehat, dan meraih haji yang mabrur.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *