Gua Hira (umroh.com)

Umrah Plus Wisata, Pengalaman Ibadah dan Kultural yang Tak Terlupakan di Tanah Suci

Diar Al Manasik, Jakarta – Sampai ke Tanah Suci Makkah dan Madinah pasti melalui banyak kesulitan. Mulai dari menabung, mempersiapkan dokumen perjalanan, dan menjaga kondisi badan.

Gua Hira (umroh.com)

Kalau sudah sampai ke sana pasti yang utama adalah melaksanakan ibadah di Masjid al-Haram dan Nabawi. Selesai melakukan itu, ada keinginan untuk menikmati destinasi wisata yang ada di sana.

Ada banyak tempat yang menarik dikunjungi peziarah umroh. Berikut ini adalah beberapa pilihan destinasi wisata yang menarik.

Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi Jamaah Umroh

  1. Gua Hira

Ini merupakan gua tempat nabi menerima wahyu pertama berupa firman Allah Surah al-Alaq ayat 1-5. Tempat wisata ini sudah didesain dengan bagus. Kalau ke sana, pengunjung sudah bisa menikmati kuliner yang nikmat beserta toko oleh-oleh dan makanan ringan.

  1. Rumah Arab Jadul

Dari Makkah, lokasinya terdapat di jalan menuju Jeddah. Di sana wisatawan dapat menyaksikan langsung seperti apa rumah orang Arab zaman dahulu. Kemudian berbagai pernak pernik berkaitan dengan budaya tersebut. Oh ya, di sini ada miniatur Hajar Aswad. Kalau ke sana, biasanya orang-orang ber-selfie mencium Hajar Aswad, sesuatu yang sulit dilakukan ketika berada di dekat Kabah.

  1. Makam Hawa di Jeddah

Makam ini panjang sekali. Orang-orang mengenalnya sebagai makan istri Nabi Adam, Hawa. Konon kota tersebut dinamakan Jeddah (nenek) karena adanya makam ini. Sebab di daerah itulah nenek moyang manusia dikebumikan.

  1. Kota Thaif

Lokasinya berada di luar Makkah. Untuk jalan ke sana, pelancong pasti menumpangi kendaraan bermotor menempuh perjalanan hingga 90-100 kilometer. Jalannya berkelok-kelok menelusuri dataran tinggi yang penuh keseruan. Kalau sudah sampai sini, biasanya orang-orang mengunjungi perpustakaan dan Masjid Ibnu Abbas, sahabat Nabi yang mulia. Makamnya terdapat di antara bangunan masjid dan perpustakaan. Tidak bisa dilihat langsung karena ditutup tembok.

  1. Al Ula dan Madain Shaleh

Kalau sudah ke Madinah, maka akan seru lagi jika menambah perjalanan ke al-Ula dan Madain Shaleh. Dua situs ini merupakan warisan Peradaban Nabatea yang penuh dengan keunikan. Bayangkan saja, gunung batu bisa terukir indah menjadi lekukan dan menjadi rupa bangunan yang indah.

Lokasinya memang jauh. Mencapai 300-an kilometer dari Kota Madinah. Tapi ketika sampai di sana, rasa lelah itu akan dibayar kontan dengan pemandangan yang tak pernah dilihat banyak orang.

Namun kalau ke sini harus hati-hati. Karena Nabi Muhammad bersama sahabat dahulu membatasi diri untuk tidak minum air dari sumur-sumur yang ada di sana. Sebab orang-orang Nabatea dahulu adalah pengikut Nabi Sholeh. Mereka dikutuk oleh Allah karena telah membunuh unta anugerah Allah yang sudah memberi jutaan manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *